BAB 2

A.   ATMOSFER DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEHIDUPAN
1.      Pengertian atmosfer
Atmosfer lapisan udara yang terdiri atas beberapa gas yang dipertahankan oleh gravitasi bumi dan digunakan untuk melindungi bumi dari serangan luar.
Ilmu yang mempeljari atmosfer, yaitu lapisan udara yang menyelubungi bumi, disebut meteorologi, hal yang dipelajari dalam meteorologi antar lain awan, angin, petir, kilat, gejala vahaya, endapan air di udara dan lain-lain.
2.      Lapisan atmosfer
Atmosfer terdiri atau lapisan-lapisan sebagai berikut.
A.troposfer (0-12 km)
B.stratosfer (12-60 km)
C.mesosfer (60-80 km)
D.termosfer (80-100 km)
E.lonosfer (100-800 km)
F.eksosfer lebih dari 800 km.
       3. pemanfaatan penyelidikan atmosfer
           Penyelidikan atmosfer memiliki beberapa kegunaan, antara lain sebagai berikut.
A.untuk mengadakan ramalan cuaca sekali bagi keperluan pertanian, penerbangan, pelayaran, dan peternakan.
B.untuk menyelidiki kemungkinan-kemungkinan diadakannya hujan buatan.
C.unruk mengetahui sebab-sebab gangguan radio, televisi, dan cara-cara yang dapat        dilakukan untuk memperbaiki hubungan melalui udara.
D.untuk mengetahui syarat-syarat hidup dilapisan udara bagian atas dan lain-lain.



4. Dinamika unsur-unsur cuaca
Cuca terjadi pada tempat yang tidak luas dan pada suatu saat, sedangkan iklim merupakan rata-rata cuca pada suatu wilayah yang luas dan dalam waktu yang lebih lama.
Keadaan cuaca dapat diperkirakan dengan cara pengamatan. Pengamatan dilakukan terhadap unsur-unsur cuaca yaitu:
a.      Penyinaran matahari
b.      Suhu udara
c.       Tekanan udara
d.      Angin
e.      Awan
f.        Kelembaban udara
g.      Curah hujan

B.Klasifikasi berbagai tipe iklim
1. faktor-faktor yang memengaruhi iklim
Antara lain:
a.      Letak garis lintang
b.      Letak tinggi tempat
c.       Pengaruh daratn yang luas
d.      Lokasi daerah:dekat laut, dekat danau, daerah padang pasir
e.      Daerah gunung/pegunungan yang dapat memengaruhi posisi bayangan hujan
f.        Suhu udara dan awan
g.      Kelembaban udara
h.      Banyak sedikitnya curah hujan
i.        Pengaruh arus laut
j.        Panjang pendeknya musim
k.       Pengaruh topografi dan vegetasi

2.macam-macam iklim
a.iklim matahari
b.iklim fisis
c.iklim menurut koppen
d.iklim menurut schmidt-ferguson
e.iklim menurut oldeman
f.iklim menurut junghuhn

C.Faktor-faktor penyebab perubahan iklim global (el nino, la nina) dan dampaknya terhadap kehidupan

            Terjadi keadaan kekeringan di australia, termasuk juga di beberapa daerah indonesia, yidak terlepas dari keadaan-keadaan di samudra pasifik selatan. Apabila keadaan di pasifik selatan tidak normal, sehingga dapat terjadi kekeringan atau turun hujan lebat. Keadaan yang menyebabkan kekeringan pada rentang waktu lama disebut el nino. Keadaan yang menyebabkan hujan lebat pada rentang waktu lama disebut la nina.
1.keadaan normal
            Dalam keadaan normal angin pasat berhembus dari timur melintasi samidra pasifik. Hal ini menyebabkan air hangat dari pasifik tengah terdorong ke arah barat. Air hangat ini terkumpul disepanjang garis pantai australia sebelah utara , dan juga mengalir ke perairan indonesia terbentuklah awan diatas air yang hangat ini, awan-awan ini membawa hujan apabila bergerak diatas autralia dan indonesia.
2.peristiwa el nino
            El nino datang menganggu setiap dua tahun sampai tujuh tahu sekali. Samudra pasifik, mulai dari pasifik tengah sampai dengan pantai peru di amerika selatan menjadi hangat, etapi tidak demikian diperairan autralia sebelah utara dan indonesia. Apabila hal ini terjadi, angin pasat akan melemah dan arahnya berbalik, yakni berembus dari arah barat ke arah timur. Jadi, udara tropis yang lembab tidak berpusat di dekat benua australia. Alih dara lembab tersebut berpusat di samudra pasifik tengah dan meluas ke timur arah amerika selatan. Hal ini menyebabkan turunnya hujan disamudra pasifik, dan hujan diaustralia serta di indonesia menjadi berkurang dari biasanya. Akibatnya timbul kekeringan di australia dan di beberapa daerah di indonesia. Kekeringan ini sering disertai dengan kebakaran rumput dan hutan. Selama peristiwa el nino pada tahun 1994 dan 1997, baik di indonesia maupun australia mengalami kebakaran.
3.peristiwa la nina
            Peristiwa ini terjadi ketika angin pasat berembus dengan keras dan terus menerus melintasi samudra pasifik ke arah australia. Angin tersebut mendorong lebih banyak air hangat ke arah australia sebelah utara dibandigkan biasanya. Akibatnya, semakin banyak awan yang terkonsentrasi dalam keadaan seperti ini, dan menyebabkan turunnya hujan lebih banyak di australia, di pasifik sebelah barat, dan di indonesia. Di daerah tersebut terjadi hujan deras yang mengakibatkan banjir dan air pasang.

2 komentar: